Bacaan Injil Hari Minggu 2 November 2025
Bacaan Injil Hari Minggu
2 November 2025
Bacaan Injil: Yohanes 6:37-40
Bacaan Injil Hari Minggu 2 November 2025, Bacaan Liturgi Hari
Minggu 2 November 2025, Kalender Liturgi Minggu 2 November 2025 merupakan Hari
Minggu Peringatan Arwah Semua Orang Beriman dengan Warna Liturgi Ungu/Hitam.
Adapun Bacaan Liturgi Katolik Hari Minggu 2 November 2025
adalah sebagai berikut:
Bacaan Pertama : 2Mak
12:43-46
Sungguh suatu pikiran yang mursid dan saleh memikirkan
kebangkitan.
Setelah menguburkan tentara yang gugur dalam pertempuran,
Yudas, panglima Israel, menyuruh mengumpulkan uang di tengah-tengah pasukan.
Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimkannya ke Yerusalem untuk
mempersembahkan kurban penghapus dosa.
Ini sungguh suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat,
karena Yudas memikirkan kebangkitan. Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa
orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan
orang-orang mati.
Lagipula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat
indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh. Ini sungguh suatu
pikiran yang mursid dan saleh. Dari sebab itu disuruhnyalah mengadakan kurban
penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan
dari dosa mereka.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan : Mzm
130:1-2.3-4.5-6a.6b-7.8
Ref: Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan.
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan!
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara
permohonanku.
Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan,siapakah
yang dapat tahan?Tetapi pada-Mu ada pengampunan,maka orang-orang takwa
kepada-Mu.
Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti,dan aku
mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhanlebih dari pada pengawal
mengharapkan pagi.
Lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,berharaplah
kepada Tuhan, hai Israel!Sebab pada Tuhan ada kasih setia,dan Ia banyak kali
mengadakan pembebasan.
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala
kesalahannya.
Bacaan Kedua : 1Kor.
15:20-24a.25-28
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan
dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah
meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian
juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan
dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam
persekutuan dengan Kristus.Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus
sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu
kedatangan-Nya.
Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan
Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan,
kekuasaan dan kekuatan. Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja
sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut. Sebab
segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan,
bahwa "segala sesuatu telah ditaklukkan", maka teranglah, bahwa Ia
sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak
termasuk di dalamnya.
Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah
Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia,
yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua
di dalam semua.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Bait Pengantar Injil :
Yoh 6:40
Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya dari semua yang telah
diberikan-Nya kepada-Ku, jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan
pada akhir zaman.
Bacaan Injil : Yohanes
6:37-40
Setiap orang yang percaya kepada Anak Allah beroleh hidup
yang kekal,dan Tuhan akan membangkitkannya pada akhir zaman.
Dalam rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang
banyak, “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan
barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari
surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia
yang telah mengutus Aku.
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu
supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang,
tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang,
yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan
supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Comments
Post a Comment