Bacaan Injil Hari Ini Minggu 22 Maret 2026 Yohanes 11:1-45
Bacaan Injil Hari Ini Minggu 22 Maret 2026 Yohanes 11:1-45
Bacaan Pertama Yehezkiel 37:12-14
"Aku akan memberikan Roh-Ku kepadamu, sehingga kamu
hidup."
Beginilah firman Tuhan
Allah, “Sungguh, Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari
dalamnya, hai umat-Ku. Dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan
mengetahui bahwa Akulah Tuhan pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan
membangkitkan kamu dari dalamnya.
Aku akan memberikan
Roh-Ku ke dalam dirimu, sehingga kamu hidup kembali, dan Aku akan menempatkan
kamu di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, yang me-ngatakannya
dan membuatnya.”
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm 130:1-2.3-4.5-6b.7b-8
Ref. Pada Tuhan ada kasih setia dan penebusan berlimpah.
Dari jurang yang dalam
aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah
telinga-Mu menaruh perhatian, kepada suara permohonanku.
Jika Engkau
mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu
ada pengampunan, maka orang-orang bertakwa kepada-Mu.
Aku menanti-nantikan
Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku
mengharapkan Tuhan, lebih daripada pengawal mengharapkan pagi.
Sebab pada Tuhan ada
kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan
membebaskan Israel, dari segala kesalahannya.
Bacaan Kedua Roma 8:8-11
"Roh Allah yang membangkitan Yesus dari antara orang mati
diam di dalam dirimu."
Saudara-saudara,
mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi
kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, kalau Roh Allah memang
tinggal di dalam dirimu.
Tetapi jka orang tidak
memiliki Roh Kristus, maka ia bukanlah milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada
dalam dirimu, maka tubuhmu memang mati karena dosa, tetapi rohmu hidup karena
kebenaran.
Dan jika Roh Allah,
yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam dalam dirimu, maka
Ia yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan
juga tubuhmu yang fana oleh Roh-Nya yang diam dalam dirimu.
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Bait Pengantar Injil Yohanes 11:25a.26
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Akulah kebangkitan dan
hidup, Sabda Tuhan; setiap orang yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati
selama-lamanya.
Bacaan Injil Yohanes 11:1-45
"Akulah kebangkitan dan hidup."
Ada seorang yang
sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya
Marta. Maria adalah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak
mur dan menyekanya dengan rambutnya.
Dan Lazarus yang sakit
itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus, “Tuhan,
dia yang Engkau kasihi, sakit.” Mendengar kabar itu Yesus berkata, “Penyakit
itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab
oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.”
Yesus memang mengasihi
Marta dan kakaknya serta Lazarus. Namun setelah mendengarnya bahwa Lazarus
sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat di mana Ia berada; tetapi
sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita kembali lagi ke
Yudea.”
Murid-murid itu
berkata kepada-Nya, “Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari
Engkau; masihkah Engkau mau kembali ke sana?” Jawab Yesus, “Bukankah ada dua
belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak
terantuk, karena ia melihat terang dunia ini.
Tetapi jikalau seorang
berjalan pada malam hari, kakinya terantuk, karena terang tidak ada di dalam
dirinya.” Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Yesus berkata kepada
mereka, “Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk
membangunkan dia dari tidurnya.”
Maka kata murid-murid
itu kepada-Nya, “Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh.” Tetapi maksud
Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata
tentang tertidur dalam arti biasa.
Karena itu Yesus
berkata dengan terus terang, “Lazarus sudah mati. Tetapi syukurlah Aku tidak
hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat
belajar percaya.
Marilah sekarang kita
pergi kepadanya!” Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada
teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain, “Marilah kita pergi juga untuk
mati bersama-sama dengan Dia.”
Ketika Yesus tiba di
Betania, didapati-Nya Lazarus telah empat hari terbaring di dalam kubur.
Betania itu tidak jauh dari Yerusalem, kira-kira dua mil jauhnya. Di situ
banyak orang Yahudi telah datang untuk menghibur Marta dan Maria berhubung
dengan kematian saudaranya.
Ketika Marta mendengar
bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.
Maka kata Marta kepada Yesus, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku
pasti tidak mati.
Tetapi sekarang pun
aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau
minta kepada-Nya.” Kata Yesus kepada Marta, “Saudaramu akan bangkit.” Kata
Marta kepada-Nya, “Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang
bangkit pada akhir zaman.”
Jawab Yesus, “Akulah
kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun
sudah mati; dan setiap orang yang hidup serta percaya kepada-Ku, tidak akan
mati selama-lamanya.
Percayakah engkau akan
hal ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Mesias, Anak
Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.” Sesudah berkata demikian, Marta
pergi memanggil saudaranya Maria, dan berbisik kepadanya, “Guru ada di sana,
dan Ia memanggil engkau.”
Mendengar itu, Maria
segera bangkit, lalu pergi mendapatkan Yesus. Tetapi waktu itu Yesus belum
sampai ke dalam kampung. Ia masih berada di tempat Marta menjumpai-Nya.
Ketika orang-orang
Yahudi yang bersama-sama Maria di rumah itu untuk menghiburnya melihat Maria
tiba-tiba bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka
menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
Setibanya Maria di
tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah Maria di depan kaki Yesus
dan berkata kepada-Nya, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak
mati.”
Ketika Yesus melihat
Maria menangis, dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka
masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata, “Di manakah dia kamu
baringkan?” Jawab mereka, “Tuhan, marilah dan lihatlah!” Maka menangislah
Yesus.
Kata orang-orang
Yahudi, “Lihatlah, betapa besar kasih-Nya kepadanya!” Tetapi beberapa orang di
antaranya berkata, “Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak mampukah Ia
bertindak sehingga orang ini tidak mati?” Makin masygullah hati Yesus, lalu Ia
pergi ke kubur itu.
Kubur itu adalah
sebuah gua yang ditutup dengan batu. Kata Yesus, “Angkatlah batu itu!” Marta,
saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada Yesus, “Tuhan, ia sudah
berbau, sebab sudah empat hari ia mati.”
Jawab Yesus, “Bukankah
sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan
Allah?” Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan
berkata, “Bapa, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan
Aku.
Aku tahu bahwa Engkau
selalu mendengarkan Aku. Tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri
mengelilingi Aku ini, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah
yang telah mengutus Aku.”
Sesudah berkata
demikian, berserulah Ia dengan suara keras, “Lazarus, marilah ke luar!” Orang
yang mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain
kafan, dan mukanya tertutup dengan kain peluh.
Kata Yesus kepada
mereka, “Bukalah kain-kain itu, dan biarkan ia pergi.” Banyak di antara
orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan menyaksikan sendiri apa yang
telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
Demikianlah Injil
Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Comments
Post a Comment