Bacaan Injil Hari Ini Minggu 8 Maret 2026 Yohanes 4:5-42
Bacaan Injil Hari Ini Minggu
8 Maret 2026 Yohanes 4:5-42
Bacaan Pertama Keluaran 17:3-7
"Berikanlah air
kepada kami, supaya kami dapat minum."
Sekali peristiwa,
setelah bangsa Israel melewati padang gurun Sin, dan berkemah di Rafidim,
kehausanlah mereka di sana.
Maka
bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata, “Mengapa pula engkau
memimpin kami keluar dari Mesir
untuk membunuh kami,
anak-anak dan ternak kami dengan kehausan?”
Lalu berseru-serulah
Musa kepada Tuhan, katanya, “Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini?
Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan
batu!”
Maka berfirmanlah
Tuhan kepada Musa, “Berjalanlah di depan bangsa itu, dan bawalah serta beberapa
orang dari antara para tua-tua Israel;
bawalah juga tongkatmu yang kaupakai memukul
Sungai Nil, dan pergilah.
Maka Aku akan berdiri
di depanmu di atas gunung batu di Horeb; pukullah gunung batu itu, dan dari
dalamnya akan keluar air,
sehingga bangsa itu
dapat minum.
Demikianlah diperbuat
Musa di depan mata tua-tua Israel. Maka dinamailah tempat itu Masa dan Meriba,
oleh karena orang
Israel telah bertengkar, dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan
mengatakan,
“Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau
tidak?”
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm. 95:1-2.6-7.8-9
Ref. Singkirkanlah
penghalang Sabda-Mu, cairkanlah hatiku yang beku, dan bimbinglah kami di
jalan-Mu.
Marilah kita
bernyanyi-nyanyi bagi Tuhan bersorak-sorai bagi Gunung Batu keselamatan kita.
Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur, bersorak-sorailah bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
Masuklah, mari kita
sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.
Sebab Dialah Allah
kita; kita ini umat gembalaan-Nya serta kawanan domba-Nya.
Pada hari ini, kalau
kamu mendengar suara-Nya, janganlah bertegar hati seperti
di Meriba, seperti
waktu berada di Masa di padang gurun, ketika nenek moyangmu mencobai dan
menguji Aku, padahal
mereka melihat perbuatan-Ku.
Bacaan Kedua Roma 5:1-2.5-8
"Kasih Allah
telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan
kepada kita."
Saudara-saudara, kita
yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan
Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Oleh Dia kita juga
beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia Allah.
Di dalam kasih karunia
itu kita berdiri dan bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Dan pengharapan tidak
mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh
Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
Karena waktu kita
masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang
ditentukan oleh
Allah. Sebab tidak
mudah seorang mau mati untuk orang yang benar tetapi mungkin untuk orang yang
baik ada orang yang berani mati.
Tetapi Allah
menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita,
ketika kita masih
berdosa.
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Bait Pengantar Injil Yohanes 4:42.15
Ref. Terpujilah
Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Kekristenan
Tuhan, Engkau
benar-benar Juruselamat dunia. Berilah aku air hidup, supaya aku tidak haus
lagi.
Bacaan Injil Yohanes 4:5-42
"Mata air yang
memancar sampai ke hidup yang kekal."
Sekali peristiwa
sampailah Yesus ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar, dekat tanah
yang dahulu diberikan Yakub
kepada anaknya, Yusuf.
Di situ terdapat sumur Yakub.
Yesus sangat letih
oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu.
Hari kira-kira pukul
dua belas. Maka datanglah perempuan Samaria hendak menimba air.
Kata Yesus kepadanya,
“Berilah Aku minum!” Sebab murid-murid Yesus telah pergi membeli makanan.
Maka kata perempuan
Samaria itu kepada-Nya, “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku,
seorang Samaria?”
Maklumlah orang Yahudi
tidak bergaul dengan orang Samaria.
Jawab Yesus kepadanya,
“Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapa Dia yang berkata kepadamu
‘Berilah Aku minum’, niscaya engkau telah
meminta kepada-Nya, dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”
Kata perempuan itu
kepada-Nya, “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam;
dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
Adakah Engkau lebih
besar daripada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan
ia sendiri telah minum dari dalamnya, ia
beserta anak-anak dan ternaknya?”
Jawab Yesus kepadanya,
“Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi!”
Tetapi barangsiapa
minum air yang akan Kuberikan kepadanya ia tidak akan haus untuk
selama-lamanya.
Sebaliknya air yang
akan Kuberikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang
terus menerus memancar sampai ke hidup yang
kekal.”
Kata perempuan itu
kepada-Nya, “Tuhan, berilah aku air itu, supaya aku tidak haus, dan
tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba.”
Kata Yesus kepadanya,
“Pergilah, panggillah suamimu dan datanglah ke sini.” Kata perempuan itu, “Aku
tidak mempunyai suami.
” Kata Yesus
kepadanya, “Tepat katamu bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah
mempunyai lima suami,
dan yang sekarang ada
padamu pun bukanlah suamimu.
Dalam hal ini engkau
berkata benar.” Kata perempuan itu kepada Yesus,
“Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau
seorang nabi.
Nenek moyang kami
menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat
orang menyembah.”
Kata Yesus kepadanya,
“Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba bahwa kamu akan
menyembah Bapa
bukan di gunung ini
dan bukan juga di Yerusalem.
Kamu menyembah apa
yang tidak kamu kenal, tetapi kami menyembah yang kami kenal,
sebab keselamatan
datang dari bangsa Yahudi.
Tetapi saatnya akan
datang, dan sudah tiba sekarang, bahwa para penyembah yang benar akan
menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran, sebab
Bapa menghendaki penyembah-penyembah yang demikian.
Allah itu Roh, dan
barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran.”
Jawab perempuan itu,
“Aku tahu, bahwa Mesias yang disebut juga Kristus akan datang; apabila datang,
Ia akan memberitakan
segala sesuatu kepada kami.”
Kata Yesus kepadanya,
“Akulah Dia, yang sedang bercakap-cakap dengan engkau!”
Pada waktu itu
datanglah murid-murid Yesus, dan mereka heran bahwa Yesus sedang bercakap-cakap
dengan seorang perempuan.
Tetapi tidak seorang
pun berkata, “Apa yang Engkau kehendaki?” Atau: “Apa yang Engkau percakapkan
dengan dia?”
Sementara itu
perempuan tadi meninggalkan tempayannya di situ, lalu pergi ke kota dan berkata
kepada orang-orang yang di situ.
Mari lihat! Di sana
ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.
Mungkinkah Dia itu
Kristus?” Maka mereka pun meninggalkan kota, lalu datang kepada Yesus.
Sementara itu
murid-murid mengajak Yesus, katanya, “Rabi, makanlah!” Akan tetapi Yesus
berkata kepada mereka,
“Pada-Ku ada makanan
yang tidak kamu kenal.”
Maka murid-murid itu
berkata seorang kepada yang lain, “Adakah orang yang telah membawa sesuatu
kepada-Nya untuk dimakan?”
Kata Yesus kepada
mereka, “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan
menyelesaikan pekerjaan-Nya. Bukankah kamu
mengatakan “Empat bulan lagi tibalah musim menuai?”
Tetapi Aku berkata
kepadamu: Lihatlah sekelilingmu, dan pandanglah ladang-ladang yang sudah
menguning dan matang untuk dituai.
Sekarang juga penuai
telah menerima upahnya, dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal,
sehingga penabur dan
penuai sama-sama bersukacita.
Sebab dalam hal ini
benarlah peribahasa ‘Yang seorang menabur dan yang lain menuai’.
Aku mengutus kamu
untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan.
Orang-orang lain berusaha, dan kamu datang
memetik hasil usaha mereka.”
Banyak orang Samaria
dari kota itu telah menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan
itu,
yang bersaksi, “Ia mengatakan kepadaku segala
sesuatu yang telah kuperbuat.”
Ketika orang-orang
Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya,
supaya Yesus tinggal
pada mereka, dan Yesus pun tinggal di situ dua hari lamanya.
Dan lebih banyak lagi
orang yang menjadi percaya karena perkataan Yesus, dan
mereka berkata kepada
perempuan itu, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan,
sebab kami sendiri
telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dia benar-benar Juruselamat dunia.”
Demikianlah Injil
Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Comments
Post a Comment