Bacaan Injil Hari Ini Sabtu 4 April 2026 Matius 28:1-10
Bacaan Injil Hari Ini Sabtu 4
April 2026 Matius 28:1-10
Bacaan Injil Hari Ini Sabtu 4 April 2026, Bacaan Liturgi Hari Sabtu 4 April 2026, Kalender Liturgi Sabtu 4 April 2026 merupak
Bacaan Pertama Kejadian 1:1-2:2
"Allah melihat semua yang telah dijadikan-nya dan
amat
baiklah semuanya itu."
Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi.Bumi belum berbentuk dan kosong.
Gelap gulita
meliputi samudera raya. Dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
Allah berfirman, “Jadilah terang!” Maka jadilah terang. Allah melihat bahwa terang itu baik,
lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap.
Allah menamai terang
itu siang, dan gelap itu malam. Maka jadilah petang dan pagi: hari pertama.
Lalu Allah berfirman, “Jadilah cakrawala di tengah segala air, untuk memisahkan air dari air.”Maka Allah menjadikan cakrawala, dan Ia memisahkan air yang ada di bawah
cakrawala
itu dari air yang ada di atasnya.
Dan jadilah demikian. Allah menamai cakrawala itu langit. Maka jadilah petang dan
pagi: hari kedua.
Lalu Allah berfirman, “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada
satu tempat, sehingga
kelihatan yang kering.”
Dan jadilah demikian. Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu laut.
Allah melihat
bahwa semua itu baik.
Lalu Allah berfirman,
“Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji,
segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah berbiji, supaya ada
tumbuh-tumbuhan di bumi.”
Dan jadilah demikian. Tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis
tumbuh-tumbuhan yang berbiji
dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah berbiji.
Allah melihat bahwa
semuanya itu baik. Maka jadilah petang dan pagi: hari ketiga.
Lalu Allah berfirman, “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk
memisahkan siang dari malam.
Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap, menunjukkan hari dan tahun;dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah
benda-benda itu
menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.
Maka Allah menjadikan kedua benda penerangan yang besar,yakni yang lebih besar untuk menguasai siang, dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan
juga
bintang-bintang.
Semuanya itu ditaruh
Allah di cakrawala untuk menerangi bumi,dan untuk menguasai siang serta malam,
dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Maka jadilah petang dan pagi: hari keempat.
Lalu Allah berfirman,
“Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung
beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.”
Maka Allah menciptakan
binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak,
yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah
melihat bahwa semuanya itu baik.
Lalu Allah memberkati
semuanya itu, firman-Nya, “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta
penuhilah laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.” Maka
jadilah petang dan pagi: hari kelima.
Lalu Allah berfirman, “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup,
ternak dan
binatang melata dan segala jenis binatang liar.”
Dan jadilah demikian.Allah menjadikan segala jenis binatang liar, segala jenis ternak dan
segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik.
Lalu Allah berfirman, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,
supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara, atas ternak
dan
atas seluruh bumi, serta atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Maka Allah menciptakan
manusia itu menurut gambar-Nya; menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia;
laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Allah memberkati
mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka, “Beranak-cucu dan bertambah
banyaklah; penuhilah bumi dan taklukkanlah,berkuasalah atas ikan-ikan di laut,
burung-burung di udara, dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Lalu Allah berfirman,
“Lihatlah Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di
seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji.
Itulah akan menjadi
makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan kepada burung di udara dan
segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan
hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang
dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.
Maka jadilah petang
dan pagi: itulah hari keenam. Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan
segala isinya.Pada hari ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan yang
dibuat-Nya itu.
Maka berhentilah Ia
pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Mazmur Tanggapan Pertama Mzm 104:1-2a.5-6.10.12.13-14.24.35c
Ref. Aku wartakan karya agung-Mu Tuhan, karya agung-Mu karya
keselamatan.
1. Pujilah Tuhan, hai
jiwaku! Tuhan Allahku, Engkau sungguh besar! Engkau berpakaian keagungan dan
semarak, berselimutkan terang ibarat mantol.
2. Engkau telah
mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyah untuk selama-lamanya.
Dengan samudera raya bumi ini Kau selubungi; air telah naik melampaui
gunung-gunung.
3. Di lembah-lembah
Engkau membualkan mata air yang mengalir di antara gunung-gunung. Burung-burung
di udara bersarang di dekatnya, bersiul-siul dari antara dedaunan.
4. Dari bangsal-Mu
Engkau menyirami gunung-gunung, bumi penuh dengan segala yang Kauturunkan dari
langit. Engkau menumbuhkan rumput bagi hewan, dan tumbuh-tumbuhan untuk
diusahakan manusia, Engkau mengeluarkan makanan dari dalam tanah.
5. Betapa banyak karya-Mu,
ya Tuhan, semuanya Kaubuat dengan kebijaksanaan. Bumi penuh dengan ciptaan-Mu:
Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
Bacaan Kedua Kejadian 22:1-18
"Kurban Abraham leluhur kita"
Setelah Abraham
mendapat anak, Ishak, maka Allah mencobai Abraham. Allah berfirman kepada
Abraham, "Abraham." Abraham menyahut, "Ya Tuhan."
Sabda Tuhan, "Ambillah anak tunggal kesayanganmu, yaitu Ishak, pergilah ke tanah Moria,
dan persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran pada salah satu gunung
yang akan Kukatakan kepadamu." Maka sampailah mereka ke tempat yang
dikatakan Allah kepada Abraham.
Abraham lalu mengulurkan tangannya, dan mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat Tuhan dari langit, "Abraham, Abraham!" Sahut Abraham, "Ya Tuhan."
Lalu Tuhan bersabda,
"Jangan bunuh anak itu, dan jangan kauapa-apakan dia. Kini Aku tahu bahwa
engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang
tunggal kepada-Ku."
Lalu Abraham menoleh,
dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam
belukar. Diambilnya domba itu, dan dipersembahkannya sebagai kurban bakaran
pengganti anaknya.
Untuk kedua kali
berserulah Malaikat Tuhan dari langit kepada Abraham, kata-Nya, "Aku
bersumpah demi diri-Ku sendiri demikianlah firman Tuhan Karena engkau telah
berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal
kepada-Ku,
maka Aku akan
memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak,
seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu
akan menduduki kota-kota musuhnya.
Melalui keturunanmulah
segala bangsa di bumi akan mendapat berkat, sebab engkau mentaati sabda-Ku.
Demikianlah Sabda
Tuhan.
U. Syukur Kepada
Allah.
Mazmur Tanggapan Kedua Mzm. 16:5.8.9-10.11
Ref. Tuhan penjaga dan benteng perkasa dalam lindungan-Nya aman
sentosa.
1. Ya Tuhan, Engkaulah
bagian warisan dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan yang diundikan
kepadaku. Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah
kananku, aku tidak goyah.
2. Sebab itu hatiku
bersukacita dan jiwaku bersorak-sorai dan tubuhku akan diam dengan tentram
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati dan tidak membiarkan
orang kudus-Mu melihat kebinasaan.
3. Engkau
memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah,
di tangan kanan-Mu ada nikmat yang abadi.
Bacaan Ketiga Keluaran 14:15-15:1
"Orang-orang Israel berjalan di tengah laut yang kering"
Dalam perjalanan
keluar dari tanah Mesir, ketika hampir tersusul oleh pasukan Firaun,
ketakutanlah orang-orang Israel dan berseru-seru kepada Tuhan. Maka
berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Mengapa engkau berseru-seru demikian
kepada-Ku?
Katakanlah kepada
orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu, dan
ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel
dapat masuk ke tengah-tengah laut dan berjalan di tanah yang kering.
Dan sementara itu Aku
akan menegarkan hati orang-orang Mesir, sehingga mereka menyusul orang Israel.
Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya, keretanya dan orang-orangnya yang
berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku.
Maka orang Mesir akan
insaf bahwa Aku ini Tuhan apabila Aku menampakkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun,
keretanya dan orang-orangnya yang berkuda.”
Kemudian bergeraklah
Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berpindah,
berjalan di belakang mereka; dan tiang awan yang tadinya bergerak di depan
mereka, beranjak dan berdiri di belakang mereka.
Demikianlah tiang awan
itu berdiri di antara tentara Mesir dan orang Israel. Awan itu menimbulkan
kegelapan, sehingga malam itu berlalu tanpa kesempatan bagi bagi orang Mesir
untuk mendekati orang-orang Israel.
Lalu Musa mengulurkan
tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman Tuhan menguakkan air laut dengan
perantaraan angin timur yang keras, serta mengeringkan laut itu.
Maka terbelahlah air
laut itu, dan orang Israel masuk dan berjalan di tengah-tengah laut yang
kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
Orang Mesir pun
mengejar dan menyusul mereka. Semua kuda Firaun, kereta dan pasukan berkudanya
mengikuti orang Israel masuk ke tengah-tengah laut itu. Pada waktu jaga pagi,
Tuhan memandang tentara Mesir dari dalam tiang api dan awan, lalu
mengacau-balaukan tentara Mesir.
Tuhan membuat roda
kereta mereka berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang Mesir
berkata, “Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang
berperang untuk mereka melawan Mesir!”
Berfirmanlah Tuhan
kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi
orang Mesir, kereta mereka, dan pasukan berkuda mereka.”
Musa mengulurkan
tangannya ke atas laut; maka menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya
semula, sedangkan orang Mesir lari menuju air itu. Demikianlah Tuhan
mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut.
Jadi berbaliklah
segala air itu, lalu menimbun kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan
Firaun, yang telah menyusul orang Israel ke laut. Tiada seorang pun di antara
mereka yang selamat.
Tetapi orang Israel
berjalan di tempat kering di tengah-tengah laut, sedang di kiri dan kanan
mereka air itu bagai tembok bagi mereka. Demikianlah pada hari itu Tuhan
menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir.
Dan orang Israel
melihat orang Mesir mati terkapar di pantai laut. Ketika orang Israel melihat
betapa dahsyat perbuatan Tuhan terhadap orang Mesir, maka seluruh bangsa itu
merasa takut akan Tuhan; mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa,
hamba-Nya. Pada waktu itulah Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan
madah ini bagi Tuhan.
Mazmur Tanggapan Ketiga Keluaran
15:1-2.3-4.5-6.17-18
Bersyukurlah
Kepada Tuhan
Bersyukurlah
kepada Tuhan,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
pada Allah
segala dewata,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
pada Tuhan
segala penguasa,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Hanya Dia
mengerjakan karya agung,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
dengan arif
menciptakan langit,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
membentangkan
bumi di atas laut,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Penerang yang besar dibuat-Nya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
surya yang
menguasai siang,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
bulan, bintang,
cahaya malam,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Yang
membunuh anak sulung Mesir,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
dan
membebaskan umat Israel,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
dengan
tangan kuat dan lengan perkasa,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Dia yang
membelah Laut merah,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
yang
menyeberangkan umat Israel,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
dan menumpas
Firaun dan laskarnya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Yang
memimpin umat-Nya ke padang gurun,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
kerajaan
besar ditaklukkan-Nya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
raja-raja
masyhur dibunuh-Nya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Diberikan-Nya
tanah mereka,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
kepada
Israel hamba-Nya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
kemalangan
kita diindahkan-Nya,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Bersyukurlah
kepada Tuhan,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
pembebas
kita dari penindas,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
dan segala
makhluk diberi-Nya makan,
U: kar'na
kekal kasih Allah.
Bacaan Keempat Yesaya 54:5-14
"Datanglah
kepada-Ku, maka kamu akan hidup. Aku akan mengikat perjanjian kekal
denganmu"
Tuhan
bersabda kepada Nabi Yesaya, jika yang menjadi suamimu ialah Dia yang
menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah
Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati Tuhan memanggil
engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman
Allahmu. Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih
sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.
Temukan lebih banyak
Dalam murka
yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya,
tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman Tuhan,
Penebusmu.
Keadaan ini
bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air
bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku
tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi.
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih
setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan
bergoyang, firman Tuhan, yang mengasihani engkau.
Hai yang
tertindas, yang dilanggar angin badai, yang tidak dihiburkan! Sesungguhnya, Aku
akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam.
Aku akan
membuat kemuncak-kemuncak tembokmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari
batu manikam merah dan segenap tembok perbatasanmu dari batu permata.
Semua anakmu
akan menjadi murid Tuhan, dan besarlah kesejahteraan mereka; engkau akan
ditegakkan di atas kebenaran. Engkau akan jauh dari pemerasan, sebab engkau
tidak usah lagi takut, dan engkau akan jauh dari kekejutan, sebab ia tidak akan
mendekat kepadamu.
Demikianlah
Sabda Tuhan.
U. Syukur
Kepada Allah.
Mazmur
Tanggapan Keempat Mzm. 30:2.4.5-6.11.12a.13b
Ref.
Tuhan telah membebaskan dan menyelamatkan daku.
1. Aku akan
memuji ya Tuhan, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak membiarkan
musuh-musuhku bersuka cita atas diriku. Tuhan, Engkau mengangkat aku dari dunia
orang mati, Engkau menghidupkan daku di antara mereka yang turun ke liang
kubur.
2. Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, hai orang-orang yang dikasihi
oleh-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! Sebab hanya
sesaat ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada
tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.
3.
Dengarlah, Tuhan, dan kasihanilah aku, Tuhan, jadilah penolongku! Aku yang
meratap telah Kuubah menjadi orang yang menari-nari, Tuhan, Allahku, untuk
selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.
Bacaan Kelima Yesaya 55:1-11
"Firman-Ku
akan melaksanakan apa yang Kukehendaki"
Beginilah
firman Tuhan, “Hai kamu semua orang yang haus, marilah dan minumlah! Dan kamu
yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli, dan
makanlah; minumlah anggur dan susu tanpa bayar!
Mengapa kamu
belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti? Dan mengapa upah jerih payahmu
kamu belanjakan untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan?
Dengarkanlah Aku, maka kamu akan mendapat makanan yang
baik, dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu,
dan datanglah kepadaku, dengarkanlah Aku, maka kamu akan hidup! Aku akan
mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh, yang
Kujanjikan kepada Daud.
Sesungguhnya,
Aku telah menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja
dan pemerintah bagi suku-suku bangsa; sesungguhnya, engkau akan memanggil
bangsa yang tidak kaukenal,
dan bangsa
yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena Tuhan, Allahmu,
dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau.
Carilah
Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan
rancangannya; baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengasihaninya;
baiklah ia
kembali kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpah. Sebab
rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah
firman Tuhan.
“Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah jalan-Ku
menjulang di atas jalanmu, dan rancangan-Ku di atas rancanganmu. Seperti hujan
dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke sana, melainkan mengairi bumi,
membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberi benih kepada penabur
dan roti kepada orang yang mau makan,
demikianlah
firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku; Ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan
sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil
dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”
Demikianlah
Sabda Tuhan.
U. Syukur
Kepada Allah.
Mazmur
Tanggapan Kelima Yesaya 12:2-3.4bcd.5-6
Ref. Tuhan, Dikaulah sumber air
hidup
1. Sungguh,
Allah keselamatanku; aku percaya dengan tidak gemetar; sebab Tuhan Allah itu
kekuatan dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba
dengan kegirangan, dari mata air keselamatan.
2. Pada
waktu itu kamu akan berkata, "Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah
nama-Nya, beritahukan karya-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah bahwa
nama-Nya tinggi luhur!"
3. Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab mulia karya-Nya; baiklah
hal ini diketahui di seluruh bumi! Berserulah dan bersorak-sorailah, hai
penduduk Sion, sebab yang mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!
Bacaan Keenam Barukh
3:9-15.32-4:4
"Jikalau
engkau berjalan di jalan Allah, niscaya selamanya engkau diam dengan damai
sejahtera"
Dengarkanlah,
hai Israel, segala perintah kehidupan, condongkanlah telinga untuk mengenal
kearifan.
Apa
sebabnya, hai Israel, apa sebabnya maka engkau berada di negeri musuhmu serta
menjadi tua di negeri yang asing dan menajiskan dirimu dengan yang mati dan
terbilang di antara mereka yang turun ke dunia orang mati?
Engkau telah meninggalkan sumber kebijaksanaan! Jikalau
engkau berjalan di jalan Allah, niscaya selamanya engkau diam dengan damai
sejahtera.
Belajarlah
di mana ada kearifan, di mana kekuatan dan di mana pengertian, supaya sekaligus
kauketahui tempat umur panjang dan kehidupan, tempat cahaya mata dan damai
sejahtera. Siapakah telah menemukan tempat kebijaksanaan, siapakah telah masuk
ke dalam perbendaharaannya?
Demikianlah
Sabda Tuhan.
U. Syukur
Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Keenam Mzm.
19:8.9.10.11
Ref.
Sabda-Mu adalah kebenaran, hukum-Mu kebebasan.
1. Sabda
Tuhan sempurna, menyegarkan jiwa. Peraturan Tuhan teguh, membuat arif orang
bersahaja. Titah Tuhan tepat, menyenangkan hati. Perintah Tuhan jelas, membuat
mata berseri.
2. Hikmat Tuhan baik, tetap selama-lamanya. Keputusan Tuhan
benar, adil selalu. Lebih indah daripada emas murni, lebih manis daripada manu
lebah.
Bacaan Ketujuh Yehezkiel
36:16-17a.18-28
"Kamu
akan Kuberi hati dan Roh yang baru di dalam batinmu"
“Hai anak
manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanahnya sendiri, mereka menajiskan tanah
itu dengan tingkah laku mereka. Maka Aku mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka,
karena darah yang mereka curahkan di atas tanah itu; mereka menajiskan tanah
itu dengan berhala-berhala mereka.
Aku
menghamburkan mereka di antara bangsa-bangsa, sehingga mereka berserak-serak di
dalam negeri; Aku menghakimi mereka selaras dengan tingkah lakunya. Di mana
saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang
kudus,
sehingga
semua orang menyindir mereka dengan berkata: Katanya mereka umat Tuhan, tetapi
mereka harus keluar dari tanahnya!
Aku merasa
sakit hati karena nama-Ku yang kudus dinajiskan oleh kaum Israel di tengah
bangsa-bangsa, di mana mereka datang.
Oleh karena
itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah Firman Tuhan Allah: bukan karena
kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus, yang
kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang.
Aku akan
menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa,
dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka.
Dan
bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, demikianlah Firman Tuhan
Allah, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
Aku akan
menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua
negeri; Aku akan membawa kamu kembali ke tanahmu.
Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan
mentahirkan kamu; dan segala kenajisanmu dan dari semua berhalamu aku akan
mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan roh yang baru akan
Kutaruh di dalam batinmu.
Aku akan
menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras, dan kepadamu Kuberi hati yang taat.
Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu, dan Aku akan membuat kamu hidup
menurut segala ketetapan-Ku; aku akan membuat kamu tetap berpegang pada
peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Dan kamu akan
diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kamu akan
menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.”
Demikianlah
Sabda Tuhan.
U. Syukur
Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Ketujuh
Mzm. 42:3.5bcd;43:3.4
Ref.
Jiwaku haus pada-Mu, Tuhan ingin melihat wajah Allah.
1. Jiwaku
haus akan Allah akan Allah yang hidup! Bilakah tiba saatnya aku boleh datang
melihat Allah.
2. Ku terkenang, ketika berkenan maju di tengah kepadatan
manusia, melangkah menuju ke rumah Allah di tengah sorak-sorai dan nyanyian
syukur.
3. Suruhlah
terang dan kesetiaan-Mu supaya menuntun langkahku dan membawaku ke gunung-Mu
yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!
4. Maka aku
dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, suka citaku, dan bersyukur
kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, sumber kegembiraanku.
Epistola Roma 6:3-11
"Kristus
telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan tidak akan mati lagi"
Saudara-saudara,
kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam
kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia
oleh pembaptisan dalam kematian, supaya, seperti halnya Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa,
demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab
jika kita telah menjadi satu dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu
dengan kebangkitan-Nya.
Karena kita
tahu bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita
hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab
siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
Jadi, jika
kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan
Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati,
tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia!
Sebab
kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan
kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
Demikianlah
hendaknya kamu memandangnya; kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi
Allah dalam Kristus Yesus.
Demikianlah
Sabda Tuhan.
U. Syukur
Kepada Allah.
Bait Pengantar Injil
Mzm 118:1-2.16ab.17.22-23
Ref. Alleluya
1.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah
Israel berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya.
2. Tangan
kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan! Aku
tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan
Tuhan.
3. Batu yang
dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi
dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di antara kita.
Bacaan
Injil Matius 28:1-10
"Ia
telah bangkit, dan mendahului kamu ke Galilea."
Setelah hari
Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
Maka
terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit
dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.
Wajahnya
bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu
gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.
Akan tetapi
malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu
takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak ada
di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari,
lihatlah tempat Ia berbaring.
Dan
segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit
dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan
melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."
Mereka
segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan
berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Tiba-tiba
Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka
mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Maka kata
Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada
saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan
melihat Aku."
Demikianlah
Injil Tuhan.
U.
Terpujilah Kristus.
Comments
Post a Comment